Sunday, August 21, 2011

Mobil Dinas Sebaiknya Diizinkan dipakai Mudik!





  • Terkutuklah pemimpin di negeri ini yang mencoba berpikir dan bertindak melarang atau mengharamkan kendaraan dinas terutama berupa minibus dan bus untuk dipakai oleh pegawainya [keluarga] sendiri pulang mudik. Sementara ia diam-diam menggunakan berbagai fasiitas negara selama ini untuk kepentingan diri sendiri, termasuk mobil dinas yang ia ganti plat merahnya menjadi hitam dengan membayar ke polisi [resmi KKN nya]!!!
    Yesterday at 16:13 ·  · 

      • Eddy Satriya bismillah, alhamdulillah, statusku ini akhirnya di enter juga!!
        Yesterday at 16:14 · 

      • Eddy Satriya cepat amat mas. saya sedih, di sebua propinsi ada pemda melarang, sementara PNS nya tunggang langgan nyari bus yang tuslah nya sudah melejit. sedangkan tukang jual jamu gendongan [maaf bukan diskriminasi dan melecehkan] naik fasilitas yang disediakan perusahaan.
        Yesterday at 16:16 · 

      • Hasna Hasby wah ewe kuda kmu
        Yesterday at 16:22 · 

      • Arif Api Bagusnya malah ada mudik bareng PNS make mobil dinas boss...
        Yesterday at 16:32 · 

      • Alfa Phil Mau beli mobil sendiri, nanti dituduh menuh2in jalan. Memang serba salah kalo jadi rakyat.
        Yesterday at 16:33 · 

      • Arif Api Karna mobil dinas itu dibiayai oleh uang rakyat, harusnya rakyat biasa juga bisa memakainya :)
        Yesterday at 16:36 · 

      • Firman Abdullah Bung yg bawa kenderaan dinas berarti belum punya mobil pribadi lebih bagus dari mobil dinas atau bahkan tidak punya mobil selain mobil dinasnya.....yg lainnya kan sudah punya land cruiser buat pulang lebaran....hehehe...
        Yesterday at 16:48 · 

      • Untung Sidi Slamet Hhhmmm,...
        Susah jadinya ya Om?

        Yesterday at 16:52 · 

      • Asfaril Muchsan Dua2 nya terkutuk untuk dilakukan....:)
        Yesterday at 16:55 · 

      • Syahdirman Tanjung Saya ikut berdoa semoga pemimpin tsb mendapat petunjuk yg benar ....
        Yesterday at 17:15 · 

      • Handojo Ojong Memang susah mengatur org yg banyak punya akal "bulus"
        Yesterday at 17:21 · 

      • Iyam Maryam Iya pak itu pemimpin mau enaknya sendiri dan bahagia melihat rakkyatnya sengsara, ya Alloh berilah mereka petunjuk ...
        Yesterday at 18:39 · 

      • Frans Thamura mentang2 ada plat merah, mau pake buat mudik... yang pasti semuanya terkutuk.
        Yesterday at 18:40 · 

      • Eddy Satriya saya hanya memulai untuk menyibak tirai kemunafikan. kalau pns pulang naik bus...kan ngajak pembantu juga dan tetangga toh rakyat kebagian semua...jauh lebih sehat dari pada naik motor lalu nyungsep di kolong truk atau bus kota..silakan berwacana! tks all....
        Yesterday at 18:57 · 

      • Frans Thamura naik motor = cari mati, tapi kalau mati satu, naik motor (alias bandel) gak apa2 masih ada 18juta lagi kan.. tiap tahun yang mati pulkam lebaran kecelakaan kan banyak. itu seperti "tradisi", khususnya yang bawa bayi dg motor pulang dari jakarta - jawa.
        Yesterday at 19:11 · 

      • Frans Thamura ‎@Asfaril, betul terkutuk, bangsat semua emang PNS sih susah, dilarang nyalain, terus tetap pake. huahua, dah akar dan turunan dari sananya bangsat
        Yesterday at 19:12 ·  ·  1 person

      • Frans Thamura ‎@Eddy, tukang gendong jamu, itu kerja keras dg halal, berapa banyak PNS yang halal. jadi emang PNS bagus juga naik bus lah.
        Yesterday at 19:13 ·  ·  1 person

      • Susanti Dewi Jadi pemimpin memang paling mudah mendzolimi..... :(
        Yesterday at 20:01 · 

      • Agus Nizami Iyalah ada toleransi sedikit. Jgn kejam2 amat. Sebagai anak PNS saya juga mengerti orang tua yg membawa anaknya jalan2/mudik dgn mobil dinas. Yg penting bensin oli beli sendiri. Apa harus korupsi biar punya mobil sendiri?
        Yesterday at 20:05 · 

      • Eddy Satriya Spt bung. Agus n dewi sampaikan, tetap diperlukan toleransi dan jgn sampai menzolimi rakyat kecil, meski pns sekalipun. Tks
        Yesterday at 20:14 · 

      • Soeprijanto Bambang Chie...chie.. Aku termasuk korbannya. Minibus kapasitas keluarga plus mitra terpaksa dipending dan beralih ke kereta api. Itu saja kalau dpt tiket. Kalau tidak ya bergilir lah.
        Yesterday at 20:18 · 

      • Agus Nizami Setahu saya gaji PNS itu pas2an untuk makan, kontrak/beli rumah, dan sekolah anak. Kalau pun ada yg bisa beli mobil sendiri kurang dari 10%. Kalau mobil dinas ditinggal di rumah, bisa jadi dicuri. Kalau naik bis/kereta api juga justru menyusahkan rakyat karena tiket kereta saja sudah banyak yg habis, bis juga orang berdesakan sampai masuk pintu jendela. Jadi harus toleran sedikit. Lagi pula banyak kok kasus korupsi baik di birokrat mau pun swasta (mis: suap, kickback, dsb) yg lebih parah dan harus diberantas.
        Yesterday at 20:25 · 

      • Nungki Iwan Setujuuuuuuuuuu sekaleeeeeee status mas eddy !!!! ..... Kenyataan memang demikian tuchhhhh :)
        Yesterday at 21:03 · 

      • Eddy Satriya Btul bung agus, aku gemas ada pemda yg melarang. Munafik dan sok suci.
        Yesterday at 21:52 · 

      • Setiadji N Achmad ini cerita lain,pernah liat di sebuah rumah,punya 2 mobil(dinas dan prinbadi),garasi cuma cukup 1..hehhe,yang ditaro diluar mobil dines..,kepanasan dan keujanan.,tapi gak banyak,ini cuma kebeneran ada ajah.met mudik pak....,mobil dinas,mobil pribadi tancep saja.yg penting merawatnya sama cintanya terhadap mobilpribadi.....
        Yesterday at 21:56 · 

      • Aryanto Qu EGP..Jalan terus pak.. Kafilah trs berlalu.. PNS jg RAKYAT yg jg dituntut BAYAR PAJAK..hehehe.. Salinglaah... Met Mudik buat smua..bagi yg pny THR..
        23 hours ago · 

      • Eddy Satriya Betul bung AQ, kita biasakan "membuka" wacana yang kontroversi dan ambil posisi, sehingga menjadi latihan dalam menjalankan tugas sehari-hari. insyaAllah olah pikir via FB ini sangat banyak memberi manfaat dalam decision making process, paling tidak bagi saya. kalau mau cari aman, yah diam ajah..siapa tahu ketiban duren runtuh yah...tks bro.
        23 hours ago ·  ·  1 person

      • Eddy Satriya Uda Firman Abdullah Bung, betul itu ha ha...,
        23 hours ago · 

      • Frans Thamura Pns dan anaknya membela diri, semua fasilitas kelas binatang di transportasi kita itu yg kerja siapa? Pns semua kan konspirasi dg politisi. Ngeluh gaji kecil, kekke, tapi itu yg milih masuk siapa? Pak eddy, pejuang tik yg kuat, kenapa jadi pns, ayo, uud pasti. Bullshit kalau pns bokkek, saya sudah 10 th kerja dg para pns, belum nemu yg bokek tuh, anjir anjiran
        23 hours ago via  ·  ·  1 person

      • Eddy Satriya frans memang bokek harus dibanggakan ha ha....alhamdulillah aku udah 20an kerja baru bisa beli mobil..itupun nyicil 3 tahun ha ha..., kalau kamu kan temanan sama yang kaya melulu, sama awak gak dilirik ha ha...btw, mhn dukungan masukan untuk ekosistem broadband yah..draft awal udah hampir kelar...gak pakai konsultan, gua kerjain sendiri ama teman kadin. nanti september kite undang lagi anda yah..biar bisa makan uang rakyat di hotel ha ha..
        23 hours ago · 

      • Setiadji N Achmad sy setuju sama bang Frans.....,
        23 hours ago · 

      • Taufiq Sembiring Sabar...sabar Edy. Mereka lagi menembak kaki mereka sendiri. There is no free lunch.
        23 hours ago · 

      • Frans Thamura Pnd, dosen, guru, itu kerja panggilan, bokek bukan alasan, tapi 3 area itu penuh kebusukan dinegara ini.

        Uang rakyat memang harus disia siakan dg alasan gaji kecil

        Dah tahu gaji kecil, pada ngantri jadi pns, geblek. Korupsinya halal sih plus solat, termaafkan

        21 hours ago ·  ·  1 person

      • Aryanto Qu PNS tidak sama dengan PEJABAT, PNS jg RAKYAT.. PEJABAT penindas RAKYAT.. Jadi....egp...hahaha..
        13 hours ago · 

      • Frans Thamura PNS level kasubid, kan specialisnya collect dana dan pungli :) silahkan check dair dirjen HAKI sampai dirjen mana. :)
        9 hours ago · 

      • Firman Abdullah Bung PNS. ...yg dapat mobil dinas adalah yg punya jabatan struktural......berarti yg punya kekuasaan....dan aturan yg melarang bawa mobil dinas utk pulang lebaran yang akan merasakan dampaknya adalah mereka yg berada di jabatan level bawah dan yg tidak nyolong ,dan sudah pasti tidak mampu punya mobil pribadi....,kalau yg pintar nyolong nggak perlulah bawa mobil dinas...jauh lebih enak pake mobil gres...jadi jangan menyama ratakan semua PNS....Pemerintah masih jalan krn adanya PNS yg kere kere ini..,yg terpaksa minjam mobil kantor buat pulang kampung Lebaran......tapi yg menikmati barangkali PNS seperti yang maksudkan Mister Frans....okelah selamat Lebaran ...mau pake andong,pake mobil umum,pake KA, atau numpang truk yg penting nggak pake kendaraan hasil nyolong......
        8 hours ago · 

      • Lili Amalia Pak Eddy, di kantor kami Direksi mengeluarkan kebijakan utk karyawan menggunakan fasilitas perusahaan yaitu mobil operasional utk keperluan pribadi pd saat libur dan tidak sedang digunakan perusahaan. Juga utk Lebaran, dan diprioritaskan untuk staf. Thanks BOD.
        7 hours ago · 

      • Eddy Satriya Mantap Uda Firman Abdullah Bung dan Lili, meskipun negara kita "makin amburadul" di era sekarang, mestinya yang punya kuasa jangan seenaknya mengeluarkan aturan apalagi menyangkut kemudahan buat staf atau level bawah, toh bus dan mini bus itulah "mobil mereka, mobi rakyat".
        A few seconds ago · 

Friday, July 01, 2011

Oh Garuda Kita...!

Garuda batam-jkt 25 jun jam 1910 jadinya brgkt sekitar 2030. bagusnya tidak ada pemberitahuan yang pantas, air minum apalagi makanan dan kompensasi. Ada yang menanyakan malah dapat "salam sinis" katanya "garuda baru mberi makan kalau 2 jam mbak". GARUDA asal tahu saja, flight penuh bukan karena management, tetapi 2 tahun ini PNS sudah at cost semua. Sudah kubilang benahi dulu, baru IPO. Sorry boss Elisa dan Emir!

Mandala, Garuda, dan “At Cost”

Monday, May 30, 2011

Agnes Monica Ninggalin dari Rumah Sakit | Pikiran Rakyat Online

Bahasa Indonesia yang parah kualitasnya untuk sebuah judul sensasional. Hayyyuuu Pemred bertanggung jawab dan wartawan jangan ngasal kalau nulis dan berbahasa Indonesia.

Agnes Monica Ninggalin dari Rumah Sakit | Pikiran Rakyat Online

MUNADY/"PRLM"
MUNADY/"PRLM"
Agnes Monica saat keluar dari rumah sakit, Minggu (29/5).

JAKARTA, (PRLM).- Agnes Monica yang sempat dirawat di rumah sakit Siloam Kebun Jeruk Jakarta Barat, memberi keterangan pers saat keluar dari rumah sakit, Minggu (29/5). Pelantun "Tak Ada Logika" ini menggunakan kursi roda dan leher terbalut dengan perban. Agnes masuk rumah sakit sepulangnya dari Amerika

"Aku masih ngilu tapi a lot of better. Pertama masuk rumah sakit, nggak bisa duduk, nggak bisa berdiri. Cuma tiduran aja. Dan masuk rumah sakit karena ada gangguan di tulang belakang. Harus fisioterapi," papar Agnes.

Sementara dokter yang menangani Agnes menyarankan kegiatan atau olahraga yang terlalu eksklusif banget dihindari dulu. "Olahraga nggak boleh dulu," katanya.

Penyanyi berwajah oriental ini mengatakan, jadwal fisioterapi dua kali sehari. Fisioterapinya harus terus. "Biasalah cedera biasa aja. Dua bulan ngerasa ada gangguan malah gak check up. Sekarang masih ngilu, karena posisinya dibenerin. Kalau leher pake ini, karena kalo kerja di studio bisa enam jam di depan laptop. Kebiasaan itu yang lagi diubah. Agar aku terbiasa gak menunduk," tutur Agnes. (Mun/A-88)***

Thursday, May 19, 2011

Biaya Pendidikan Apa Memang harus Mahal. Lalu kemana APBN Kemdiknas?

Astagafirullah! Rasa syukur atas diterimanya anak tertua saya melalui jalur Undangan Masuk di Fakultas Hukum Unpad tahun 2011 ini harus segera saya habisi. Perasaan lega akan beban berat dan tanggung jawab sebagai orang tua yang ingin anaknya memperoleh pendidikan yang pantas di dalam negeri segera sirna. Berganti cemas dan gelisah. Betapa tidak, untuk melanjutkan pendidikan ke salah perguruan tinggi terbaik di Bandung itu saya harus menguras tabungan yang tidak sedikit. Rp 42 juta, itu baru untuk Dana Pengembangan [lihat lampiran]. APa memang harus begini sekarang kita "membeli" pendidikan di negeri kaya raya ini? Saya saja mengeluh dan terpojok, bagaimana teman2 lain yang mungkin secara ekonomi relatif lebih kurang mapan menghadapi kenyataan ini. Pls Help! Atau memang akan kita biarkan saja?

http://smup.unpad.ac.id/biaya-pendidikan-s1

Biaya Pendidikan

S-1 [Sarjana]
Berdasarkan keputusan Rektor Universitas Padjadjaran Nomor : 674/H6.1/Kep/HK/2011 Biaya studi yang harus ditanggung oleh mahasiswa Program Sarjana (S1) yang diterima melalui SMUP sebagai berikut :
  1. BPP (Biaya Penyelenggaraan Pendidikan) yang dibayarkan pada setiap semester sebesar Rp. 2.000.000,00
  2. DP (Dana Pengembangan) yang dibayarkan satu kali pada saat registrasi mahasiswa baru, besarnya sesuai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan Pembayaran DP. (lihat daftar berikut).
Eksakta
NoFakultasProgram StudiDP
1KedokteranPendidikan Dokter
177,000,000.00
2MIPA a. Matematika
27,000,000.00

b. Kimia
27,000,000.00
c. Fisika
22,000,000.00
d. Biologi
27,000,000.00
e. Statistika
32,000,000.00
f. Geofisika
22,000,000.00
3Pertanian1. Agroteknologi
22,000,000.00
2. Agribisnis
22,000,000.00
4Kedokteran GigiPendidikan Kedokteran Gigi
77,000,000.00
5PsikologiPsikologi
52,000,000.00
6PeternakanIlmu Peternakan
12,000,000.00
7Ilmu KeperawatanIlmu Keperawatan
27,000,000.00
8Perikanan dan Ilmu Kelautan1. Perikanan
17,000,000.00

2. Ilmu Kelautan
17,000,000.00
9Teknologi Industri Pertanian1. Teknik Pertanian
27,000,000.00

2. Teknologi Pangan
32,000,000.00
10FarmasiFarmasi
52,000,000.00
11Teknik geologiTeknik Geologi
37,000,000.00


Non Eksakta

NoFakultasProgram StudiDP
1HukumIlmu Hukum
42,000,000.00
2Ekonomi1. Akuntansi
Kelas Bahasa Indonesia
52,000,000.00
Kelas Bahasa Inggris
57,000,000.00
2. Manajemen

Kelas Bahasa Indonesia
47,000,000.00
Kelas Bahasa Inggris
52,000,000.00

3. Ek. Pembangunan
Kelas Bahasa Indonesia
47,000,000.00
Kelas Bahasa Inggris
52,000,000.00
3Ilmu Sosial dan Ilmu Politik1. Ilmu Adm. Negara
24,500,000.00
2. Hub. Internasional
32,000,000.00
3. Kesejahteraan Sosial
14,500,000.00
4. Ilmu Pemerintahan
24,500,000.00
5. Antropologi
14,500,000.00
6. Ilmu Administrasi Niaga
24,500,000.00
7. Sosiologi
14,500,000.00
4Sastraa. Sastra Indonesia
12,000,000.00
b. Sastra Daerah/ Sunda
12,000,000.00
c. Ilmu Sejarah
12,000,000.00
d. Sastra Inggris
17,000,000.00
e. Sastra Prancis
12,000,000.00
f. Sastra Jepang
17,000,000.00
g. Sastra Rusia
12,000,000.00
h. Sastra Jerman
12,000,000.00
i. Sastra Arab
12,000,000.00
5Ilmu Komunikasi1. Ilmu Komunikasi
42,000,000.00
2. Informasi Perpustakaan
27,000,000.00

Sunday, April 17, 2011

13 Luka Berat, 4 Petani Tertembak

Lha kok TNI latihan langsung nembak petani neh? Terjadi lagi dilapangan. 

=========

 Kebumen, Kompas - Situasi terakhir Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pascabentrok antara petani dan aparat TNI Angkatan Darat, Sabtu (16/4) malam, masih mencekam. Petani menuntut TNI bertanggung jawab terhadap aksi penembakan dan penganiayaan yang menyebabkan 4 petani tertembak dan sekitar 13 petani lain luka berat.

Dari pemantauan Kompas di RSUD Kebumen pukul 21.00 semalam, tercatat sembilan petani
masih dirawat intensif di ruang instalasi gawat darurat. Empat korban menderita luka tembak. Korban lain dirawat di RS PKU Muhammadiyah Serueng dan RS PKU Petanahan.
Kendati tak tertembak, kondisi sebagian korban di RSUD Kebumen umumnya cedera serius. Dua orang patah kaki akibat kena popor senjata laras panjang. Salah satu korban, Mustofa (65), terluka paling parah karena gegar otak ringan serta lebam akibat pukulan di dada, punggung, dan tengkuk. Mustofa terus-menerus muntah darah.
Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro Letkol Inf Zainal M, Sabtu malam, mengemukakan, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Langgeng Sulistiyono menyesalkan bentrokan itu.
Bentrokan seharusnya tak terjadi karena rencana latihan militer dan uji senjata berat di lokasi tersebut telah dibatalkan dan dialihkan ke Lumajang. ”Karena ini tidak disangka-sangka terjadi. Yang mau latihan sudah bergeser, anggota yang tinggal di sana hanya anggota yang menjaga Kantor Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD,” kata Zainal.
”Dari informasi, warga merangsek sampai masuk ke pagar kantor yang dijaga anggota TNI. Warga berusaha masuk dan merusak instalasi telepon di Kantor Dislitbang, kebetulan di sana ada gudang penyimpanan sementara amunisi. Karena khawatir membahayakan, anggota yang berjaga berusaha mempertahankan diri,” kata Zainal.
Menurut sejumlah petani, bentrok terjadi saat puluhan petani, pukul 10.00, pulang dari berziarah di makam lima orang yang meninggal pada 1997 akibat terkena mortir aktif milik TNI AD di areal pertanian Desa Setrojenar.
Sesampainya di dekat Kantor Dislitbang TNI AD di Pantai Bocor, para petani membetulkan ”blokade” palang kayu yang dipasang warga sejak 12 April 2011. Pemblokiran jalan menuju Kantor Dislitbang TNI AD dilakukan karena warga bersikeras menolak latihan perang dan uji senjata berat di kawasan Urut Sewu. Sengketa lahan antara TNI dan petani terjadi sejak 2004.
Tentara mendatangi warga yang berjaga di titik blokade dan bermaksud membubarkannya. Namun, warga menolak pergi.
Pukul 13.30, menurut petani, sekitar 100 tentara keluar dari Kantor Dislitbang TNI AD yang hanya berjarak 10 meter dari lokasi kejadian. Tentara langsung menyerbu warga. ”Mereka langsung memukuli kami dengan popor senjata,” ujar Wahyudi, salah seorang korban.
Petani yang ketakutan lari ke perkampungan. Saat itulah, tentara menembaki petani dengan senapan. Beberapa petani langsung berjatuhan. Selanjutnya hingga pukul 17.00, tentara melakukan sweeping ke perkampungan, mencari tokoh-tokoh penentang pemanfaatan kawasan Urut Sewu untuk lahan latihan perang TNI.
Diperoleh informasi, semalam jajaran musyawarah pimpinan daerah Kebumen langsung membahas insiden bentrokan tersebut bersama Panglima Kodam IV Diponegoro, kepala polres, dan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah. (GRE/SON)

http://cetak.kompas.com/read/2011/04/17/03162444/13.luka.berat.4.petani.tertembak